Strategi Menyewakan Properti

Salah satu cara mendapatkan passive income adalah memiliki properti. Tentu saja memiliki properti menjadi hal yang paling diidamkan bagi siapa pun, termasuk saya. Setelah bekerja mencari modal dengan mengorbankan waktu, maka setelah itu adalah memaksa uang bekerja untuk kita, dengan mengganti uang tersebut dengan properti, dan akhirnya properti menjadi sebuah mesin uang dengan hasil sewa yang didapatkan, oleh karenai itu dibutuhkan strategi menyewakan properti yang tepat, sehingga prperti tersebut bisa menjadi pabrik uang untuk kita.

Namun dalam proses menyewakan aset pun kita harus memperhitungakan berbagai hal, terutama saat ingin menaikkan aset tersebut. Hari ini, Minggu, 17 Mei 2020, saya menemukan sebuah catatan bagus tentang “Stategi Menyewakan Properti” dari seorang ahli keuangan, yaitu Mas Gesa Falugon di Facebook. Semoga hal ini menjadi catatan saya, saat nanti bisa memiliki properti sesuai yang saya impikan.
========
Strategi Menyewakan Properti
Gambar ilustrasi

Strategi Nyewain Property


Pagi ini diskusi sama istri, tentang sebuah brand besar yg tutup di balikpapan 3 tahun yang lalu. Katanya tutupnya karena uang sewa nya dinaikin sm yg punya tempat. dari 2.4M ke 3.4M pertahun, gw lupa angka pastinya, tapi ya sekitar2 itu lah kayanya. Gara2 owner lokasi bersikeras naikin dan ga mencapai titik temu, akhirnya si penyewa cabut. Sampai kemarin sy masih liat plang disewakan Di depan property itu.

Ngotot naikin harga sewa tapi akhirnya kehilangan pemasukan sewa 3 tahun. Rugi 2.4M x 3 tahun gara2 (3.4M - 2.4M). Ga tau dah owner property nya nyesel ga.
Kadang ga habis pikir, kenapa ya orang begitu? Emg ga pake analisis keuangan dll?
Karena aku pun ngalamin hal yg sama dulu. Pernah sewa ruko di depok 45 juta setahun. Pas udah mau habis, ownernya minta naikin jadi 55 juta. Udah nego2 diangka 48 jg ga mau. Akhirnya kita ga jadi lanjut. Dan 1 tahun ruko itu jg ga laku disewa orang.

Analisis keuangan nya:

Harga sewa yg diinginkan 55jt pertahun = 4.6jt perbulan. 1 bulan ga ke sewa dia kehilangan opportunity 4.6juta. Klo 2 bulan ajah ga ke sewa kehilangan dia 9.2juta lebih gede dari kehilangan klo dia sewain ke gw (55jt - 48jt)= 7 juta. See.

Akhirnya dia kehilangan 48 juta. Krn 1 tahun itu ga ada yg sewa. Mungkin lebih.
Yang begini2 kudu pake teknik negosiasi. Dan dasarnya pake analisis keuangan.
Nah.. Menurut kalian strategi nyewain property yg paling baik gimana? Kasih murah dulu atau gimana?

Walau sekarang belum punya, tapi berpikir seperti orang yang punya adalah salah satu bentuk "Law of Attraction". Dream Hacking.

Newest Older

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter